Unjuk rasa ini kontan menyita perhatian para warga dan pelajar yang berada di dalam sekolah. Menurut mereka, jika RPP Anti Tembakau di sahkan maka para masyarakat temanggung yang sebagian besar bekerja sebagai petani tembakau akan rugi karena dari tembakau-lah mereka menggantungkan hidup.
Lapangan Maron pun tak cukup menampung para pengunjuk rasa yang datang, hirnya kemacetan yang terjadi. Aparat dari kepolisian berjaga di tiap ruas jalan yang dilalui pengunjuk rasa.
"Kalo' tembakau haram, kami bisa menafkahi keluarga kami. Trus anak dan istri kami mau makan, apa? Kami ini orang kecil yang bergantung pada tanaman tembakau. Kami harap tembakau tidak jadi di haramkan" ujar salah satu pendemo.
Sumber; http://logopond.com/logos/a43294083f021026f9e79a41a344d222.png
No comments:
Post a Comment